Langsung ke konten utama

Disapa Nenek Mukut penjaga gunung Tioman

Disapa Nenek Mukut penjaga gunung Tioman

Oleh Amran Abdullah
















BUDIN banyak menyaksikan keindahan Pulau Tioman melalui kaca televisyen. Malah terdetik hatinya pada satu hari nanti untuk ke pulau itu. Lebih menarik dan mengasyikkan lagi apabila Budin mengidamkan untuk memancing ikan bersaiz besar seperti rancangan pancing yang dilihatnya di peti televisyen itu.
BUDIN banyak menyaksikan keindahan Pulau Tioman melalui kaca televisyen. Malah terdetik hatinya pada satu hari nanti untuk ke pulau itu.

Lebih menarik dan mengasyikkan lagi apabila Budin mengidamkan untuk memancing ikan bersaiz besar seperti rancangan pancing yang dilihatnya di peti televisyen itu.

“Besar ebek tu. Ikan tenggiri pun bersaiz XL,” bisik hati kecil Budin.


Budin kerap kali juga memancing. Namun itu semua dilakukannya di pesisir pantai. Budin tidak pernah memancing di laut terbuka menggunakan bot.

Budin kali ini bertekad dan menyatakan hasrat itu kepada Salleh, rakan pancingnya. Salleh adalah kawan rapat. Dia juga sangat aktif memancing di laut lepas. Sidek, rakan rapat pemancing itu juga bersetuju mengikut Budin dan Salleh.

Kepakaran Salleh memang diakui rata-rata kaki pancing di kampungnya. Nama Salleh meniti dari bibir ke bibir sebagai seorang yang handal memancing di laut.

Salleh seperti juga Budin, dia hanya mendengar keindahan Pulau Tioman tetapi tidak pernah berkunjung ke sana.

Bertemankan Sidek, Budin dan Salleh menyediakan segala kelengkapan termasuklah makan dan minum. Hasrat mereka hanya satu menuju ke Pulau Tioman untuk memancing.

Ketiga-tiga sahabat ini memilih Kampung Mukut di Pulau Tioman sebagai destinasi bermalam selama berada tiga hari di pulau peranginan itu. Malah dari kampung itu juga ketiga-tiganya akan bertolak untuk memancing ebek atau tenggiri di luar perairan Taman Laut itu.

“Semua boleh bertolak jam 7 pagi esok... selepas sarapan pagi.” kata tekong muda di tempat mereka menginap.
Menunggu keesokan paginya, Sidek, Budin dan Salleh tidak melepaskan peluang memancing di hujung jeti Kampung Mukut, tempat mula-mula mereka sampai.

Banyak ikan yang mengena tetapi belum sebesar ebek yang ditonton Sudin melalui kaca tv. Banyak lolong dan pelaling.

“Banyak juga ikan di sini. Mungkin tak ramai yang memancing selain kita bertiga.” seloroh Salleh sambil disambut ketawa dua rakannya.

Di luar sedar ketiga-tiga pemancing itu, tiba-tiba muncul seorang wanita berkemban lalu menyapa mereka yang asyik memancing dengan lembut.

“Banyak dapat ikan, nak?” tanya wanita tua itu.

Budin yang menyedari sapaan itu terus menjawab, mendahului rakannya yang lain.

“Banyak juga, tapi kami baru saja memancing di sini.” balas Budin.

“Baguslah tu. Tapi jangan ganggu kawasan ini. Nanti ikan-ikan di sini lari ke tempat lain.” balas nenek tua itu.

Budin, Sidek dan Salleh memerhati sama lain sambil memandang ke arah nenek tua.

“Baik nek!” balas Budin cepat dan memandang nenek tua berkemban itu turut turun ke kawasan pinggir pantai dan mandi.

Namun selepas itu semakin banyak pula Budin, Sidek dan Salleh memperoleh ikan.

Tangkapan ebek juga turut memuaskan hati ketiga-tiga pemancing itu, Mereka sangat gembira dan berpuas hati dapat datang ke Pulau Tioman dan memancing di situ.

“Siapa nenek tua tu?” tanya Sidek kepada tekong muda, pemandu bot mereka.

“Nenek tua mana?” balas tekong muda dan ini menimbulkan kehairanan kepada Sidek, Budin dan Salleh.

“Mandi berkemban di depan kami semalam?” balas Sidek yang juga semakin kehairanan.

“Kampung ini sudah tidak ada wanita tua. Yang ada remaja wanita dan isteri orang yang menjaga chalet dan tempat penginapan itu,” jawab tekong muda.

Tekong muda menjelaskan lagi: “Ramai wanita tua di sini sudah menetap bersama anak mereka di Mersing atau Tanjung Gemok. Kat sini payah kalau sakit pening...”

“Tuan-tuan bertuah kerana dapat bertemu Nenek Semukut, penjaga gunung Pulau Tioman.

“Nenek Semukut hanya dapat ditemui oleh orang-orang tertentu saja, dan boleh bertemu pemancing pada waktu senja dekat hujung jeti. Itu kerana dia turun mandi laut sekali-sekala? jelas tekong muda itu.

Penjelasan tekong muda itu, menghilangkan rasa resah dan keraguan ketiga-tiga sahabat pemancing itu.

“Sekarang sudah tidak ada lagi wanita berkemban ketika mandi di Pulau Tioman. Ini termasuklah anak muda,” balas tekong muda.

“Patut juga banyak ikan di sini, lebih banyak dari dalam tv tu,” kata Budin dalam hati.

Source:  http://joran.bharian.com.my/Current_News/Joran/News/Misteri/20080328094004/Article/index_html

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bermain War And Order ( WAO )

Bermain War And Order (WAO) , War and Order atau  WAO adalah game strategi dimana anda mengelola sebuah kota, meningkatkan level bangunan di dalam kota anda, meningkatkan prajurit terkuat untuk menyerang kota lain,  menghancurkan atau menjarah sumber daya yang di milik kota lain dan bertahan dari serangan kota lain. Sebelum membahas cara cepat bermain war and order dan cara cepat menaikan lever war and order. Sedikit curhat dari saya perkenalan pertama dengan War And Order, berawal dari rasa sedih saya yang bercampur marah, kecewa, kzl kalo kata kids jaman now, dan apalah itu yang bercampur aduk dikarenakan game kesayangan saya yaitu Clash Of Clans (COC) tidak bisa dimainkan karena di banned secara sepihak oleh Supercell tanpa ada peringatan sebelumnya. Sudah level tinggi dan ada tiga akun pula yang harus di relakan. Apalah daya saya hanya bisa pasrah dengan hati menggondok :-D, Tanpa banyak cangcingcong  saya banned juga itu COC dari hp yang cuman satu-satunya yang ...

Surah Al Baqarah Arti / Terjemahan

Surah Al Baqarah yang berarti Sapi betina   adalah surah kedua di dalam Al Qur'an yang terdiri dari jumlah ayat dengan total sebanyak 286 ayat, dengan total ayat sebanyak 286 ayat menjadikan S urah Al Baqarah sebagai surah yang memiliki jumlah ayat terbanyak di dalam al Qur'an. Surah Al Baqarah di beri nama Al Baqarah  yang artinya Sapi Betina dikarenakan di dalamnya terdapat ayat yang menceritakan kisah penyembelihan Sapi Betina yang di perintahkan Allah SWT kepada Bani Israil pada kala itu ( ayat 67-74). Surah Al Baqarah termasuk dalam kelompok Surah Madaniyah, yaitu surah yang di turunkan saat Nabi Muhammad SAW berada di Madinah atau setelah Nabi Muhammad SAW hijrah ke Madinah. Apa itu Madaniyah ? Madaniyah adalah istilah yang diberikan untuk ayat ayat Al Qur'an saat Nabi Muhammad SAW berada di Madinah atau setelah Nabi Muhammad SAW hijrah ke Madinah, sebuah surah Madaniyah bisa sepenuhnya diturunkan di Madinah, ataupun bisa juga sebagian di turunkan di Mekah ( Makkiyyah...

New Year's Resolutions! The Fate of the Avatar Chat!

Want to get the Shiny Starters? Shiny Zorua? Shiny legendary dogs? Shiny Mew? or any other shiny pokemon in the game? Adopt them today using SnD coins! Click here for more info. Visit the PTD: Pokemon Center - a place to trade pokemon, get your Daily Code, adopt Pokemon, view your items and change your avatar! Happy New Years! Welcome to the second full year of Sam and Dan Games! I'm personally very excited about his year. I'm looking forward to Creature Universe TD having it's first releases (in a few months), I'm looking forward to more PTD2, and just doing what I love to do which is make games for all of you! Thanks! I can't say this enough but without you guys we couldn't be doing this at all! Soon we will call on you guys to help us keep going. This month (I hope) we will be doing a fundraiser with some pretty slick prizes for donating. Dan and I are workin...